Menindaklanjuti kerjasama antara STSN dengan Cisco Indonesia, 2 (dua) orang Dosen STSN yaitu M. Yusuf BS, M.Kom, CISSP dan Yogha Restu P, M.Sc, CCNA mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan Cisco Cyber Operation (CCNA CyberOps) yang diselenggarakan oleh Cisco Indonesia pada tanggal 27 Agustus – 2 September 2018 bertempat di Universitas Widyatama, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat. Program ini adalah program hibah/grant tahunan Cisco di Indonesia yang diperuntukkan bagi kampus-kampus anggota komunitas Cisco Networking Academy (Netacad). Materi pelatihan seputar kompetensi sebagai first responder pada suatu insiden siber yang tipikal terjadi di suatu Security Operating Center (SOC) dengan mempelajari knowledge dan skill mutakhir di bidang cyber security. Materi pelatihan dan simulasi ujian selaras dengan ujian sertifikasi professional CCNA CyberOps antara lain : Cybersecurity and the Security Operations Center, Linux Operating System, Network Protocols and Services, Protecting the Network, Cryptography and the Public Key Infrastructure, Endpoint Security and Analysis, Security Monitoring), dan Incident Response and Handling.

Peserta dari STSN berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan simulasi ujian tanpa perlu mengulang ujian akhir dan dinyatakan lulus sehingga dapat menjadi instruktur CCNA CyberOps di Networking Academy STSN. Perlu disampaikan, bahwa lulus dalam ToT tidak berarti memiliki sertifikasi profesional CCNA CyberOps. Untuk mendapatkan sertifikasi profesional CCNA CyberOps diperlukan dua ujian terpisah. Setelah mempelajari materi yang diajarkan, maka dapat disimpulkan bahwa Kurikulum STSN Tahun 2016 untuk Program Studi Rekayasa Keamanan Siber telah mencakup keseluruhan materi CCNA CyberOps. Kondisi ini berpeluang memberi dampak positif terhadap lulusan Prodi RKS, karena selain mendapatkan ijazah STSN, lulusan Prodi RKS juga berpeluang besar mendapatkan sertifikasi profesional CCNA CyberOps.

Sebelumnya Berikutnya